10 Kesalahan Grammar Orang Indonesia yang Bikin Bahasa Inggris Kedengeran "Belibet"

Share:
10 Kesalahan Grammar Orang Indonesia yang Bikin Bahasa Inggris Kedengeran "Belibet"

Kamu sudah belajar bahasa Inggris bertahun-tahun. Kosakatamu lumayan, nilai TOEFL prediction juga oke. Tapi begitu ngobrol sama native speaker, ada momen mereka mengernyit sedikit—bukan karena tidak paham, tapi karena ada yang "janggal" dari kalimatmu. Rasanya seperti pakai baju bagus tapi kancingnya salah pasang.

Masalahnya sering bukan di kosakata, melainkan di pola grammar kecil yang tanpa sadar kita bawa dari cara berpikir Bahasa Indonesia. Kabar baiknya: kesalahan ini jumlahnya terbatas dan sangat bisa diperbaiki. Di artikel ini kita akan membedah 10 kesalahan grammar paling umum orang Indonesia, kenapa itu terjadi, dan versi benarnya—biar bahasa Inggrismu langsung terdengar lebih natural.

Kenapa Kesalahan Ini Terjadi Berulang

Sebagian besar error yang akan kita bahas berakar dari satu kebiasaan: menerjemahkan langsung dari struktur Bahasa Indonesia ke Inggris, kata per kata. Bahasa Indonesia tidak mengenal perubahan bentuk kata kerja (tenses), tidak wajib pakai artikel "a/the", dan tidak mengubah kata benda jadi jamak dengan menambah "-s". Otak kita otomatis "mematikan" fitur-fitur itu saat ngomong Inggris.

Begitu kamu sadar pola akarnya, memperbaikinya jadi jauh lebih gampang—bukan menghafal seribu aturan, tapi mengganti segelintir kebiasaan.

10 Kesalahan Grammar Paling Umum (dan Perbaikannya)

Berikut tabel ringkasnya. Baca dulu sekilas, lalu kita bahas yang paling sering muncul.

SalahBenarKenapa
I very like itI really like it / I like it a lot"Very" tidak bisa langsung mendahului kata kerja
Yesterday I go to mallYesterday I went to the mallKejadian lampau wajib pakai past tense
He don't understandHe doesn't understandSubjek he/she/it pakai "doesn't"
I am agree with youI agree with you"Agree" itu kata kerja, tak perlu "am"
They don't have no timeThey don't have any timeHindari dobel negatif
I have 25 years oldI am 25 years oldUmur pakai "to be", bukan "have"
Where you go?Where are you going?Pertanyaan butuh auxiliary verb
My hair are longMy hair is long"Hair" itu uncountable, pakai "is"
I already eatI have already eaten"Already" biasanya dengan present perfect
Explain me thisExplain this to me"Explain" butuh "to" sebelum orang

1. "I very like it"

Ini mungkin juara satu. Dalam Bahasa Indonesia, "sangat" bisa nempel di mana saja: "aku sangat suka". Tapi di Inggris, very tidak bisa mendahului kata kerja. Yang benar: I really like it atau I like it a lot. Simpan "very" untuk mendahului kata sifat atau keterangan: very good, very fast.

2. "Yesterday I go to the mall"

Karena Bahasa Indonesia tidak mengubah bentuk kata kerja, kita sering lupa mengganti "go" jadi "went". Padahal penanda waktu lampau seperti yesterday, last week, two days ago menuntut past tense. Latih ini dengan cara sederhana: setiap kali ada kata waktu lampau, cek kata kerjanya sudah berubah atau belum.

3. "He don't understand"

Subjek orang ketiga tunggal (he, she, it) memakai doesn't, bukan "don't". Aturan yang sama berlaku di kalimat positif: he works, bukan he work. Kedengeran sepele, tapi ini salah satu penanda paling cepat yang membuat kalimatmu terdengar belum matang.

Tips: Kalau ragu, ingat rumus "he/she/it → tambah s (atau does)". Begitu subjeknya berubah ke I/you/we/they, huruf s-nya hilang.

4. "I am agree with you"

Agree sudah merupakan kata kerja penuh, jadi tidak butuh "am" di depannya. Cukup I agree with you. Kesalahan serupa: I am disagree (seharusnya I disagree). Untuk melatih refleks seperti ini, kamu butuh koreksi yang langsung menunjukkan mana yang salah saat kamu ngomong. Di Fluna.id, kamu bisa latihan speaking dan mendapat feedback otomatis yang menandai pola-pola seperti ini—jadi kesalahan yang sama tidak terus terulang.

5. "They don't have no time"

Dobel negatif (don't + no) dalam bahasa Inggris standar justru saling meniadakan dan terdengar kacau. Pilih salah satu: They don't have any time atau They have no time. Satu negatif sudah cukup.

Kesalahan yang Lebih Halus: Nomor 6-10

Empat kesalahan berikutnya lebih "tersembunyi" karena masih bisa dipahami lawan bicara—tapi justru itu yang bikin kamu tidak sadar mengulanginya.

  • "I have 25 years old." Dalam Bahasa Indonesia kita "punya" umur, tapi bahasa Inggris "adalah" umur: I am 25 years old.
  • "Where you go?" Pertanyaan butuh kata bantu (do/does/are). Yang benar: Where are you going? atau Where do you go?
  • "My hair are long." Beberapa kata benda seperti hair, information, advice, furniture bersifat uncountable—selalu dianggap tunggal: My hair is long.
  • "Explain me this." Kata kerja tertentu (explain, say, suggest) butuh "to" sebelum orangnya: Explain this to me.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Saat Memperbaiki

Banyak orang, begitu tahu kesalahannya, malah jatuh ke jebakan baru:

  1. Overcorrection. Karena takut salah tenses, semua kalimat dipaksa past tense—padahal konteksnya sekarang. Perbaiki satu pola dalam satu waktu.
  2. Menghafal aturan tanpa praktik. Kamu bisa hafal semua rumus tenses tapi tetap keseleo saat ngomong cepat. Grammar baru "nempel" lewat pemakaian berulang, bukan hafalan.
  3. Takut ngomong sama sekali. Diam karena takut salah justru menghambat paling parah. Kesalahan adalah bagian dari proses—yang penting kamu tahu cara mengoreksinya.

Cara paling efektif menutup ketiga jebakan ini adalah latihan aktif dengan umpan balik. Simulasi speaking di Fluna.id memberi kamu ruang aman untuk ngomong, salah, lalu langsung melihat perbaikannya—mirip situasi ujian IELTS/TOEFL, lengkap dengan analisis skor.

Kesimpulan

Sepuluh kesalahan di atas punya satu benang merah: kebiasaan menerjemahkan langsung dari Bahasa Indonesia. Begitu kamu mengenali polanya—tenses, subject-verb agreement, kata kerja yang berdiri sendiri, dan kata benda uncountable—bahasa Inggrismu akan terdengar jauh lebih rapi dan percaya diri, tanpa perlu menambah satu kata kosakata baru pun.

Tapi membaca daftar ini saja tidak cukup. Perubahan nyata datang dari latihan berulang dengan koreksi yang tepat. Kunjungi Fluna.id sekarang untuk berlatih speaking layaknya ujian sebenarnya, dapatkan feedback AI yang menandai kesalahan grammarmu secara spesifik, dan lihat skormu naik dari sesi ke sesi.