Beasiswa LPDP 2026: Skor TOEFL atau IELTS Berapa yang Dibutuhkan? Ini Strategi Jitu Meraihnya!

Share:
Beasiswa LPDP 2026: Skor TOEFL atau IELTS Berapa yang Dibutuhkan? Ini Strategi Jitu Meraihnya!

Jakarta, 2 April 2026 — Setiap tahun, ribuan anak bangsa bermimpi menjadi penerima Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Namun, satu tantangan besar selalu menghadang: persyaratan bahasa Inggris. Tidak sedikit pelamar potensial yang gagal di tahap awal karena skor TOEFL atau IELTS mereka belum memenuhi ambang batas yang ditetapkan.

Tahun 2026 ini, LPDP kembali membuka pendaftaran dengan skema yang semakin beragam, baik untuk jenjang magister maupun doktoral, baik dalam negeri maupun luar negeri. Lalu, berapa skor TOEFL/IELTS yang dibutuhkan? Apakah TOEFL ITP masih diterima? Bagaimana strategi jitu meraih skor tersebut?

Artikel ini akan mengupas tuntas semua yang perlu Anda ketahui tentang persyaratan bahasa Inggris untuk Beasiswa LPDP 2026, plus strategi persiapan yang terbukti efektif. Dan tentu saja, bagaimana Anda bisa memanfaatkan Fluna.id untuk latihan simulasi TOEFL dan IELTS secara gratis!


Sekilas Beasiswa LPDP: Jalur Dalam Negeri dan Luar Negeri

LPDP menawarkan dua jalur utama beasiswa:

JalurTargetBahasa Pengantar
Dalam NegeriKuliah di universitas IndonesiaBahasa Indonesia (program reguler) atau Inggris (program internasional)
Luar NegeriKuliah di universitas luar negeriBahasa Inggris (hampir semua program)

Perbedaan ini sangat mempengaruhi jenis tes bahasa Inggris yang diterima dan skor minimal yang diminta.


Persyaratan Skor TOEFL/IELTS LPDP 2026

Berdasarkan informasi terkini dari laman resmi LPDP dan pengalaman penerima beasiswa, berikut adalah standar skor minimal yang umumnya berlaku:

Untuk Pendaftar Program Dalam Negeri

  • Program reguler berbahasa Indonesia:

    • TOEFL ITP: minimal 500 atau
    • IELTS: minimal 5.5 atau
    • TOEFL iBT: minimal 61
  • Program internasional di dalam negeri (kelas internasional):

    • TOEFL ITP: minimal 550 atau
    • IELTS: minimal 6.0 atau
    • TOEFL iBT: minimal 78

Catatan: Beberapa program studi tertentu (seperti kedokteran, hukum, atau hubungan internasional) mungkin mensyaratkan skor lebih tinggi. Selalu cek ketentuan spesifik program tujuan.

Untuk Pendaftar Luar Negeri

  • TOEFL iBT: minimal 80 (seringkali 90-100 untuk universitas top)
  • IELTS: minimal 6.5 (seringkali 7.0 untuk program kompetitif)

Penting: Untuk beasiswa LPDP luar negeri, TOEFL ITP tidak diterima. LPDP mensyaratkan TOEFL iBT atau IELTS Academic yang diakui secara internasional. Sertifikat ITP hanya berlaku untuk pendaftaran dalam negeri (atau sebagai pelengkap).


Jenis Tes yang Diterima LPDP: ITP vs iBT vs IELTS

Agar tidak salah pilih, berikut perbandingan ketiga jenis tes:

TesDigunakan UntukSkor Minimal LPDPDurasiBiaya
TOEFL ITPPendaftaran dalam negeri (reguler)500 – 5502 jamRp 500-650k
TOEFL iBTPendaftaran luar negeri80 – 1003+ jamRp 2-3,5 juta
IELTS AcademicPendaftaran luar negeri6.5 – 7.02 jam 45 menitRp 2,5-3,5 juta

Kesimpulan:

  • Jika target Anda adalah S2/S3 dalam negeri (bukan kelas internasional), cukup siapkan TOEFL ITP.
  • Jika target Anda adalah luar negeri atau program internasional dalam negeri, siapkan TOEFL iBT atau IELTS Academic.

Strategi Jitu Meraih Skor TOEFL/IELTS untuk LPDP

Mendapatkan skor minimal hanyalah awal. Untuk bersaing dengan ribuan pelamar lainnya, Anda perlu skor yang kompetitif. Berikut strategi yang terbukti efektif:

1. Mulai dengan Simulasi untuk Mengetahui Posisi Awal

Jangan langsung belajar tanpa tahu kelemahan Anda. Lakukan simulasi tes TOEFL atau IELTS untuk mendapatkan baseline score. Ini akan membantu Anda fokus pada area yang paling perlu ditingkatkan.

2. Kenali Format dan Jenis Soal

Setiap tes memiliki format yang unik. TOEFL ITP fokus pada Listening, Structure, dan Reading. TOEFL iBT dan IELTS menguji keempat skill (Listening, Reading, Writing, Speaking). Pelajari tipe soal yang sering muncul.

3. Buat Jadwal Belajar yang Teratur

Konsistensi adalah kunci. Alokasikan waktu belajar minimal 1-2 jam setiap hari, bukan 10 jam di akhir pekan. Otak akan lebih mudah menyerap materi dengan latihan rutin.

4. Fokus pada Area Kelemahan

Setelah simulasi, identifikasi bagian mana yang skornya paling rendah. Jika Structure menjadi masalah, perbanyak latihan soal structure dan pelajari pola grammar. Jika Listening sulit, biasakan mendengarkan podcast atau menonton video berbahasa Inggris tanpa subtitle.

5. Latihan dengan Timer

Manajemen waktu adalah tantangan terbesar. Selalu latihan dengan timer seperti tes sesungguhnya. Ini akan melatih kecepatan dan mengurangi rasa terburu-buru saat ujian.

6. Ikuti Simulasi Secara Berkala

Lakukan simulasi setidaknya seminggu sekali untuk memantau perkembangan. Bandingkan skor dari waktu ke waktu untuk melihat apakah strategi belajar Anda efektif.

7. Perbanyak Vocabulary Akademik

Baik TOEFL maupun IELTS menggunakan kosakata akademik. Biasakan membaca artikel ilmiah, jurnal, atau koran berbahasa Inggris seperti The Economist, Nature, atau BBC News.

8. Untuk Speaking: Latihan dengan Rekam Diri Sendiri

Bagi yang mengambil iBT atau IELTS, latihan berbicara sangat penting. Rekam suara Anda saat menjawab pertanyaan, lalu dengarkan kembali. Perhatikan pelafalan, intonasi, dan kelancaran.


Peran Fluna.id dalam Persiapan TOEFL/IELTS untuk LPDP

Anda tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk persiapan. Fluna.id hadir sebagai platform simulasi tes berbasis AI yang membantu Anda:

Simulasi TOEFL ITP, TOEFL iBT, dan IELTS Academic
Soal lengkap sesuai format terbaru
Timer otomatis seperti tes sungguhan
Skor instan setelah menyelesaikan simulasi
Analisis detail jawaban salah dan rekomendasi area yang perlu ditingkatkan
Gratis tanpa batas – tidak ada biaya tersembunyi

Dengan Fluna.id, Anda bisa melakukan simulasi berkali-kali hingga mencapai skor yang diinginkan. Pantau progres Anda secara real-time dan fokus pada area yang paling membutuhkan perhatian.


Testimoni Penerima Beasiswa LPDP yang Menggunakan Fluna.id

“Awalnya saya cuma punya TOEFL ITP 470, padahal target LPDP dalam negeri minta minimal 500. Saya rutin simulasi di Fluna.id setiap minggu, fokus belajar di bagian Structure. Dalam dua bulan, skor saya naik jadi 550. Alhamdulillah lolos seleksi administrasi dan akhirnya jadi awardee LPDP!”
Sarah, Penerima Beasiswa LPDP 2025 (Dalam Negeri)

“Saya target LPDP luar negeri, butuh IELTS 6.5. Awalnya listening saya paling lemah. Fluna.id punya fitur listening dengan variasi aksen yang mirip IELTS. Setelah latihan rutin, skor listening saya naik dari 5.5 ke 7.0. Akhirnya saya berhasil mendapatkan skor overall 7.0 dan sekarang sedang menempuh studi di Belanda.”
Dimas, Penerima Beasiswa LPDP 2025 (Luar Negeri)


Kesimpulan: Siapkan Skor TOEFL/IELTS dari Sekarang

Beasiswa LPDP adalah peluang emas untuk melanjutkan pendidikan tanpa beban biaya. Namun, persaingan ketat mengharuskan Anda memiliki persiapan matang, termasuk dalam hal kemampuan bahasa Inggris.

Dengan memahami persyaratan skor, memilih jenis tes yang tepat, dan menerapkan strategi belajar yang konsisten, peluang Anda untuk lolos seleksi akan semakin besar.

Dan ingat, Anda tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk persiapan. Manfaatkan Fluna.id – platform simulasi TOEFL dan IELTS gratis yang siap membantu Anda mencapai skor impian.

🎯 Mulai langkah pertamamu sekarang juga!

👉 Kunjungi Fluna.id dan lakukan simulasi gratis untuk persiapan beasiswa LPDP-mu!